88.93 F
Jakarta
February 5, 2023
Kontra

Tidak Jera Juga, Polsek Johar Baru Mengamankan Residivis Curanmor 

Jakarta, Kontra – Jejak kriminal Novianto (32) beserta kedua rekannya, yakni Rizki Agung Hambali (26) serta Deni Setiawan (27) harus berhenti usai tim Unit Reskrim Polsek Johar Baru membekuk ketiga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) tersebut di wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat.

Kapolsek Johar Baru, AKP Rudi Wira menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik terhadap ketiganya, didapati bahwa pelaku atas nama Novianto merupakan residivis kasus curanmor di wilayah yang sama

“Untuk ketiga Pelaku yang berhasil diamankan atas nama Novianto alias Peyang (32), Rizki Agung Hambali alias Kidut (26), serta Deni Setiawan alias Abel (27). Kemudian, berdarsarkan pemeriksaan, pelaku Novianto ini merupakan residivis kasus curanmor juga yang sebelumnya diamankan di Johar Baru,” kata Rudi, Rabu (30/11/22).

“Sementara dari hasil pemeriksaan, yang jadi eksekutornya itu Kidut, tapi dari pengakuannya, pelaku Kidut dan Abel ini mengaku baru pertama kali melakukan aksinya di Johar Baru,” lanjut Rudi

Adapun kasus ini, bermula ketika korban FS (20) mendatangi Polsek Johar Baru untuk melaporkan tindak pencurian yang dialaminya, di mana sepeda motor bermerek Honda Beat berplat nomor B 6566 PXP miliknya raib ketika tengah terparkir di depan kediamanya yang terletak di Jalan Rawa Tengah RT 001/005 Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat.

“Dengan menyertakan bukti rekaman kamera CCTV yang ada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta laporan polisi. Kemudian tim pun melakukan penyelidikan berdasarkan bukti awal rekaman CCTV, sehingga pelaku dapat dikenali,” imbuhnya.

Usai dapat mengantongi identitas ketiga pelaku, tambah Rudi, tim unit reskrim pun bergerak untuk segera melakukan penangkapan, di mana keti ga pelaku tersebut diringkus di salah satu kamar kost yang ada di Jalan Galur Selatan, gang Pancawarna Johar Baru, Jakarta Pusat

SIMAK JUGA :  Hakim Agung kena OTT KPK, Ketum GPHN-RI: Kemana lagi orang akan mencari keadilan!

Setelah dilakukan interogasi, ketiga pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian secara bersama terhadap sebuah sepeda motor Honda Beat yang dilakukan pada hari Kamis tanggal 24 November 2022, di alamat TKP tersebut,” ungkap Rudi.

Atas perbuatannya, kata dia, ketiga pelaku curanmor tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dengan persangkaan Pasal 363 KUHAP juncto Pasal 55 KUHAP.

“Dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara,” tutup mantan Perwira Regident Ditlantas Polda Metro Jaya tersebut.(Fatar)

Related posts

Oknum Jaksa Kejati Banten Diduga Peras Saksi, GPHN-RI: Tak Berhati Nurani!

Admin Kontra

Ketum GPHN RI Apressiasi Majelis Hakim Tipikor Serang – Banten dan Menghormati Proses Hukum Kejati Banten

Admin Kontra

Ketum GPHN RI: Pak Jokowi ga perlu tersandra opini publik, Masih banyak yang siap mengabdi Terhadap KPK

Admin Kontra